Dalam rangka meningkatkan kualitas mahasiswanya, Prodi Pendidikan Bahasa Arab menyelenggarakan bridging softskill yang dilaksanakan serangkaian dengan campus visit ke dua universitas di Malang yaitu UIN Malik Ibrahim dan Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam lawatannya ke UMM, PBA UMY berhasil menghasilkan kerjasama baru dengan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UMM yang ditandai dengan penandatanganan MOA diantara kedua prodi tersebut.

Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh tiga angkatan PBA UMY, yaitu angkatan 2015, 2016, dan 2017 serta melibatkan mahasiswa 2014 sebagai fasilitator bridging softskill dan juga dosen PBA sebagai pemateri bridging dan pendamping campus visit. Acara yang dilangsungkan selama tiga hari ini, yaitu 26-29 April 2018 meliputi beberapa kegiatan diantaranya adalah bridging softskill, campus visit, dan pengembangan kreativitas mahasiswa.

Bridging softskill merupakan kegiatan yang secara berkala dilakukan oleh setiap prodi di UMY, tidak terkecuali Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Bridging softskill bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan non-akademik yang akan berguna bagi mahasiswa agar menjadi pribadi yang unggul dan siap bersaing setelah mahasiswa lulus dari UMY. Di prodi PBA UMY, softkill yang diberikan kepada mahasiswa adalah Achievement and Motivation Training (AMT), Learning Organization, Communication, Creativity, Teamwork, dan Leadership. Setiap tema bridging diberikan ke masing-masing angkatan sesuai dengan semester masing-masing angkatan. Bridging di semester Genap 2017/2018 ini dilaksanakan pada tanggal 26 April 2018 di Gedung Ibrahim (E6) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang diisi oleh dosen-dosen PBA.

Rangkaian acara bridging dilanjutkan dengan campus visit ke Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Malik Ibrahim dan Universitas Muhammadiyah Malang. Campus visit ini merupakan lawatan akademis dimana kuliah umum dan seminar nasional menjadi agenda utama dalam kegiatan ini. Kuliah umum dilaksanakan di UIN Malik Ibrahim dengan pembicara Dr. Nurhadi, M.Pd yang membahas tentang urgensi mempelajari Bahasa Arab dan peluang studi lanjut di UIN Malik Ibrahim. Selain itu, sharing session antar himpunan mahasiswa dan kunjungan ke laboratorium micro teaching juga menjadi salah satu agenda dalam campus visit di UIN Malik Ibrahim.

Setelah kuliah umum, lawatan dilanjutkan Seminar Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang. Seminar Nasional diisi oleh masing-masing Kaprodi UMY dan UMM, yaitu Ust. Talqis Nurdianto, Lc., M.A dan Ust. Ahmad Fatoni, Lc., M.A. dan dihadiri oleh mahasiswa dari kedua universitas serta mahasiswa internasional. Seminar Nasional dengan judul “Mewujudkan Pendidikan Bahasa Arab yang Berkemajuan dan Menggembirakan di PTM” menekankan pada tugas-tugas pendidik Bahasa Arab yang harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Dalam presentasinya, kedua pemateri berbicara tentang pemutakhiran metode pengajaran agar Bahasa Arab lebih mudah dipelajari oleh mahasiswa dan bahwa mahasiswa yang kelak akan menjadi pengajar Bahasa Arab lebih mampu menerapkan ilmu-ilmu dan metode-metode baru dalam mengajar Bahasa Arab.

Selain Seminar Nasional, kunjungan ke UMM juga melahirkan kerja sama baru antara kedua institusi. Penandatangan MOU antara PBA UMY dan PBA UMM mencakup kerja sama dalam hal student mobility, joint research, e-learning, dan staff mobility. Kerja sama antara dua institusi ini akan dilaksanakan sejak ditandatanganinya MOU hingga lima tahun ke depan.

Rangkaian bridging softskill dan campus visit ini ditutup dengan pengembangan kreativitas mahasiswa melalui lomba pembuatan video selama kegiatan berlangsung. Video yang dibuat diunggah di media sosial mahasiswa yang kemudian dihubungkan ke akun Instagram resmi PBA (under #bridgingpbaumy).