Tingkat literasi Indonesia berdasar PISA (Programme for International Student Assessment) menduduki peringkat ke-63 dari 72 peserta yang mengikuti tes yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali ini. Namun, pergerakan poin PISA mulai meningkat dan tercatat sebagai 4 negara dengan kenaikan poin nilai literasi yang terus meningkat (Alim, 2018). Tentunya hal ini menjadi harapan yang baik bagi perkembangan literasi di Indonesia. Di sisi lain, sebagaimana tercatat dalam Indeks Kecakapan Bahasa Inggris EF, kemampuan berbahasa Inggris penduduk Indonesia di tahun 2018 menurun dan menduduki di peringkat 51 dibandingkan di tahun-tahun sebelumnya.

Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa kemampuan dan kebiasaan membaca berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan akademis dan juga kemampuan berbahasa seseorang. Semakin banyak membaca, tidak hanya pengetahuan yang bertambah tetapi juga kemampuan berbahasa. Oleh karena itu, salah satu pendekatan yang dapat dilakukan pembelajar bahasa asing, seperti pembelajar bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasanya adalah melalui membaca dalam jumlah banyak (extensive reading) (Krashen, 2004; Renandya, 2017). Tidak hanya itu, bacaan yang dipilih hendaknya merupakan bacaan yang tepat, baik dari tingkat kesulitan dan jenis atau genre bacaannya.

Bahasa Inggris merupakan salah satu mata kuliah wajib di Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Mata kuliah ini diberikan agar lulusan kelak tidak hanya mahir berbahasa Arab namun juga memiliki bekal yang cukup untuk berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Inggris. Salah satu kegiatan yang diberikan kepada mahasiswa selain kelas Bahasa Inggris reguler adalah dengan mengadakan Extensive Reading Gathering. Kegiatan ini merupakan kerja bersama PBA UMY, PBI UMY dan PBI Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober dan 17 November 2018 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan di Kelas Pagi Yogyakarta. Rangkaian Extensive Reading Gathering yang baru pertama kali dilakukan ini menghadirkan dua avid readers yaitu Jordyna Austine dan Graziella Dunata. Keduanya merupakan pembaca aktif yang sudah mendapatkan benefits secara langsung seperti kesempatan untuk mengunjungi beberapa negara dan menerbitkan buku. Dalam kegiatan ini, peserta juga diajak untuk membaca bersama dan di rangkaian yang kedua, peserta diajak untuk menyelesaikan tantangan setelah membaca yaitu menulis surat untuk salah satu karakter di dalam cerita, bermain Uno Stacko yang didesain khusus untuk games membaca, dan menulis cinquiain (puisi 5 baris). Rangkaian kegiatan dalam Extensive Reading Gathering dirancang untuk memberikan dukungan kepada pembelajar bahasa Inggris dalam upaya mereka membangun kebiasaan membaca. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan alternatif kegiatan selepas membaca, sehingga membaca tidak lagi menjadi kegiatan individu dan membosankan, tetapi juga menjadi salah satu pendekatan untuk belajar berbahasa dan berkomunikasi.

 

Referensi:

Alim, Mutiul. 2018. Pergerakan PISA Indonesia Cenderung Meningkat. http://www.jurnas.com/artikel/31315/Pergerakan-Pisa-Indonesia-Cenderung-Meningkat/

Krashen, Stephen. 2004. The Power of Reading: Insights from Reasearch. 2nd Edition. USA: The Greenwood Publishing Group, Inc

Renandya, Willy. 2007. The Power of Extensive Reading. RELC Journal, p.133-149

https://www.ef.co.id/epi/regions/asia/indonesia/